Kamis, 02 Juli 2026

Pandora Ocean - Orang-Orang yang Pandai Terlihat Baik-Baik Saja

 


Ada orang yang tertawa
karena memang bahagia.

Ada pula yang tertawa
karena tak ingin menjelaskan
mengapa matanya belakangan
sering pulang lebih dulu.

Aku mengenal beberapa di antaranya.

Mereka datang tepat waktu,
menjawab seperlunya,
mengangguk ketika ditanya,
lalu menghilang
sebelum percakapan berubah
menjadi pertanyaan.

Barangkali bukan dunia
yang terlalu bising.

Mungkin kita saja
yang terlalu lama belajar
menyembunyikan suara sendiri.

Di dalam kereta,
di lampu merah,
atau saat menunggu kopi
yang tak kunjung cukup dingin,

selalu ada seseorang
yang sedang mengulang
kalimat yang sama
di dalam kepalanya.

"Besok juga lewat."

Kalimat itu sederhana.

Seperti kemeja yang digantung
di belakang pintu.

Dipakai berkali-kali,
tak pernah benar-benar baru,
tapi masih cukup layak
untuk menghadapi hari.

Aku pikir,
menjadi dewasa
bukan tentang berhenti merasa sedih.

Melainkan tahu
bahwa dunia
tetap berjalan,

meski ada bagian dari diri
yang belum sempat
ikut pulang.

Rabu, 01 Juli 2026

Pandora Ocean - Barangkali, Diam Juga Sedang Bekerja

 


Tidak semua yang berhenti
sedang menyerah.

Sebagian hanya sedang mengembalikan
suara-suara yang terlalu lama dipinjam
oleh dunia.

Di sebuah sore yang biasa,
aku melihat seorang bapak
membenarkan sandal jepitnya
di pinggir jalan.

Ia tak tampak tergesa.

Barangkali memang ada umur
ketika perjalanan
tak lagi diukur dari cepat atau lambat,
melainkan dari seberapa jauh
kita masih sanggup mengucapkan,
"tidak apa-apa."

Aku pernah mengira
diam adalah lawan dari percakapan.

Belakangan aku tahu,
diam lebih sering menjadi rumah
bagi kalimat-kalimat
yang terlalu lelah untuk menang.

Mungkin itu sebabnya
langit tidak pernah menjelaskan
mengapa senja selalu datang
dengan warna yang berbeda.

Ia hanya muncul,
membiarkan orang-orang
menafsirkan sendiri
apa yang sebenarnya telah selesai.

Barangkali hidup memang begitu.

Tak semua kehilangan
memerlukan pemakaman.

Ada yang cukup disimpan
di saku sebelah kiri,
bersama struk belanja,
karcis parkir,
dan nama-nama
yang pelan-pelan
tak lagi kita panggil
dalam doa.

You'll Love This Sh#t

Cari Blog Ini