Whut up? Mario Kasuari masih di blog yang sama Rap of Love. Gue adalah rapper keliling di studio keliling gue Kasuari Village Production. Haha a billion dollars dream. Kali ini gue bakal bahas sesuai dengan judulnya "perubahan yang tiada arti" kenapa? Check it out guys!
.
.
.
.
.
Kadang gue berpikir "gimana caranya doi biar suka sama gue?" Atau "gimana caranya doi biar mau jadian sama gue?" Kadang gue juga nanya ke semua orang (ga juga sih) pertanyaan yang sama dan emang jawabannya adalah satu. Merubah diri sendiri.
Gue pun bertanya tanya kembali, apakah memang itu yang kita butuhkan? Lantas apa jika kita merubah diri kita terus dia bakal mau jadian sama kita? Jawabannya? ENGGA.
Udah di kasih tau dalam ilmu agama bahwa jodoh adalah cerminan dari diri kita. Maka jika memang dari awal udah ga cocok, udah gamau, udah ga jodoh, mau kita rubah diri kita sebaik mungkin, doi ga bakal mau sama kita. Titik.
"Lo kok negatif banget sih"
Bukan gitu say, gini lho ya. Ketika "jodoh adalah cerminan diri kita" let me ask you one thing "apakah kamu melihat dia seakan kamu melihat dirimu?" Kalau jawabannya engga, terus ngapain capek capek ubah diri lebih baik demi dapetin doi? Orang maunya doi bukan yang lain.
Ini yang kadang orang suka lupa, ketika kita berusaha dapetin cewe/cowo yang kita suka bahkan sampai ke tahap sayang atau ketika kita ingin mempertahankan pasangan kita sesulit apapun kita ubah diri kita, namun ketika kita tidak melihat diri kita di dalam diri nya maka akan sia sia usaha mu untuk mendapatkan/mempertahankan dia.
Gue kasih tau ya sama kalian, ini bener bener gue liat dengan mata kepala (bukan mata kaki apalagi mata ikan) gue sendiri dan bener bener nyata. Ketika kita melakukan sesuatu seakan itu adalah hal sia sia, Tuhan sebenarnya melihat kita bagaimana susahnya kita meyakinkan dia yang kita sayang untuk bisa menyayangi kita kembali. OMG please, sesungguhnya kalian tau jikalau semua hal telah lo coba namun gagal maka itu adalah hal yang SIA SIA.
"Gimana sih? Berarti Tuhan membiarkan kita melakukan hal yang sia sia dong?"
Eitss berhenti di situ. Apa tujuan utama? Dia yang kita sayang. Ketika sudah di lakukan apa yang dia mau, apa yang dia suka namun kita tak kunjung dapatkan dia. Maka sia sia lah usaha kita selama ini. NAMUN, percayalah Tuhan maha Baik tidak akan membiarkan satu manusia menyesali perubahan yang Sia-sia.
Ketika kita mengubah sikap kita dari buruk menjadi baik namun tidak kunjung mendapatkan dia yang kita mau. Berarti ada dua kemungkinan : 1. Dia sudah di siapkan untuk di gandeng orang yang lebih baik dari lo atau 2. Dia tidak lebih baik dari orang yang sudah di siapkan untuk lo gandeng di masa depan. Kalo gue pribadi sih lebih demen mikir yang kedua, lebih positif aja ke diri sendiri. Hehe.
"Emang kalo kita ga sama orang yang ga kita mau bakal bisa?"
Putus sampai cerai itu masih nyata di kehidupan ini, karna itu adalah cara nyata untuk dua insan yang memaksakan kehendak cinta sendiri dan mencocok cocok kan dari satu pihak untuk di pisahkan. Maka dari itu bukan karna kita tidak di satukan dengan dia yang kita sayang bukan akhir dari segalanya. Tapi kita akan bahagia jika di sandingkan dengan siapapun yang sudah di takdirkan untuk kita. Takdir itu dapat kita ubah dengan bertahan dengan motto "jodoh adalah cerminan diri kita" don't even forget it!
Kesimpulan : jangan berubah untuk mendapatkan atau mempertahankan orang lain, tiada guna tiada arti hanya membuang waktu. Berubah lah untuk diri sendiri karna sejatinya hanya kita yang tahu, hanya kita yang mengerti siapa diri kita, bagaimana kita mampu mengubah diri kita.
Akhir kata, maaf jika ada salah salah kata, di social media atau di social life gue emang lebih demen "gue elo" daripada yang baku baku hastag #selowae. Haha all love for you reader, peace✌ Mario Kasuari is out➡➡➡