Saat ini, aku merasa bodoh. Bodoh karena terus saja terjebak dalam perasaan yang tak kunjung terwujud. Bodoh karena berharap pada sesuatu yang tampaknya hanya ada di dalam pikiranku sendiri.
Aku selalu berpikir bahwa aku bisa mengatasi perasaanku sendiri, bahwa aku bisa mengendalikan hatiku dengan baik. Tapi sepertinya, semakin aku mencoba menahan perasaan ini, semakin kuat ia melawan.
Kamu yang sulit jatuh hati, mungkin kamu tidak menyadari betapa besar pengaruhmu terhadapku. Setiap kali aku melihatmu, mendengar suaramu, atau bahkan hanya memikirkanmu, hatiku berdebar-debar dengan tak terkendali.
Aku ingin sekali mengatakan padamu apa yang ada di dalam hatiku, tapi setiap kali aku mencoba, kata-kata itu terjebak di tenggorokanku. Aku takut. Aku takut akan penolakan, takut akan kegagalan, takut akan kehilangan persahabatan yang kita miliki.
Mungkin ini adalah salah satu hal yang paling sulit yang pernah aku hadapi. Tapi aku harus terus berjuang. Aku tidak boleh menyerah begitu saja. Karena siapa tahu, mungkin suatu hari nanti, kamu akan melihatku dengan mata yang sama.
Dan saat itulah, perasaan bodoh ini akan terbayar lunas. Saat itulah, aku akan tahu bahwa setiap usaha dan perjuangan yang telah aku lakukan, memiliki arti yang mendalam. Saat itulah, aku akan merasa bodoh karena tak pernah percaya pada kemungkinan bahwa kamu bisa mencintai aku juga.
Tapi untuk saat ini, aku hanya bisa bertahan dan berharap bahwa suatu hari nanti, aku akan memiliki keberanian untuk mengungkapkan perasaanku padamu. Saat itu tiba, mungkin perasaan bodoh ini akan berubah menjadi kebahagiaan yang tak terlukiskan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar