Kamis, 02 November 2017

Episode 8 - Ga Boleh Maksa - If You Come Back #CNRK

"Kita ketemuan di restoran Pertamaxia ya jam setengah 7! Jangan pada lupa sholat Maghrib dulu! No ngaret! Ada orang yang mau gue kenalin"

Marco ngingetin gue dan yang lain buat ga ngaret. Untungnya kafe StarBox itu di mall dan restoran Pertamaxia ada di mall yang sama. Santailah. Pikir gue.

Maghrib jam 6 kurang. Gue bisa sholat dengan tenang. Waktu buka sepatu gue ketemu perempuan yang sebaya dengan gue. Cantik orangnya ga terlalu pendek dan ga lebih tinggi dari gue. Dia juga mau sholat sambil iket rambutnya.
.
.
*restoran Pertamaxia*

Selesai sholat, gue langsung ke restoran tempat gue janjian sama mereka. Sesuai dugaan gue yang nyuruh no ngaret malah ngaret paling akhir. Jam 6:45 dia baru dateng. Tapi..  Kok Marco bawa cewe tapi bukan Stephany?

"Halo semuanya! Kenalin nih Nadya! Orang yang mau gue kenalin ke kalian"

Gue cuma diem aja rada bete juga Marco bawa cewe. Kalo dia bawa Stephany sih ga masalah. But who is this? Oh wait...

"Duduk Nad, tuh sebelah Rico kosong"

KAN BENER! MARCO SIALAN!

"Halo Ric!"

"Hei.. Sama siapa ke sini?"

Marco, Demian sama Gamal geleng geleng kepala. Mungkin di kepala mereka sudah berpikir "betapa bodohnya anak bawang ini". Jelas jelas dia dateng sama Marco. Gue pengen ganti muka.

"Kan aku sama Marco, Ric"

"Oh iya ya hehe eh mau makan apa Nad?"

Gue liat muka mereka bertiga cukup lega dengan percakapan yang gue buka.

"Hmmm aku apa ya.."

"Kalo favorit gue sih ini nih.. Big Size Double cheese burger plus Big Size cola mix with Fanta orange"

"Oke! Aku samain kayak kamu aja!"

Okey this girl is such a crazy ass! Menu yang gue pilih termasuk ekstrim di banding Marco, Demian dan Gamal. Jarang banget ada cewe yang mau mesen menu kayak gue.

Kami makan berlima dengan damai. Dan Nadya? Dia menghabiskan makanannya lebih cepat dari gue. Orang gila!

"Lo udah beres?!" tanya gue

"Udah dong! Makanan kayak gini mah aku udah biasa hahaha"

"Damn! Keren abis!"

Kami lanjutin ngobrol ga cukup lama. Karna Nadya perempuan akhirnya malam minggu kami akan di lanjutkan di taman rumah gue. Tiba tiba si Marco...

"Ah shit! Gue lupa sekarang harus jemput Stephany! Rico boleh anter Nadya ga?"

Why me again? Ughh

"Okey hayu Nad kita pulang, kasih tau jalannya ya!"

"Oh okey Rico, siap laksanakan!"

Ternyata rumah Nadya ga jauh jauh banget dari rumah gue. Sepanjang jalan kami ngobrol layaknya udah kenal cukup lama. Tapi, gue kayaknya tau apa maksud Marco nyuruh gue nganter Nadya. But i'm sorry brother i still believe that my love will come back.

"Nah itu rumah aku pager item, Ric"

"Ini?"

"Iya.."

"Kamu mau masuk dulu Ric?" tanya Nadya

"Boleh, ada bokap nyokap?" tanya gue balik

"Ayah lagi dinas keluar kota, cuma ada Bunda sama kakak aku doang"

Gue mencoba berkali kali mancing Nadya dengan 'gue-elo' tapi dia selalu jawab 'aku-kamu'. Entah emang dia adalah cewe yang kelewat sopan atau....

"Bunda kenalin ini Rico!" DEG. Gue langsung dejavu sama kejadian waktu gue pertama kali ketemu orang tuanya Karina pas ngerjain tugas kelompok (episode 3). Sial, dejavu ini mengganggu. Please pergi dulu sebentar, kenangan.

"Aduh nak Rico ganteng ya gagah lagi aduuh"

A lot of 'aduh'. So funny. There is sense of humor in this family. Just like Karina's.

"Nadya, bikinin minum dong buat nak Rico!"

"Gausah repot repot tante kan aku sama Nadya tadi abis makan"

"Yaaa kan cuma makan belom minumnya!"

JIAAAAAAAAAAAAH

"Ayo pilih mau apa nak Rico?"

"Air putih aja tante"

"Ohh oke deh, Nadya sayang bawain air putih ya!"

Sambil ngomong gitu nyokapnya Nadya sembari ke dapur nyamperin dia. Mereka bisik bisik. Gatau ngomongin apa. Prediksi gue mereka lagi ngomongin "kamu ngapain bawa gembel ke rumah?"

Tapi pikiran negatif gue salah. Gue malah di sediain air putih, satu gelas air sirup dan satu Big Cheese Cake gitu. Gue liat nama brand nya 'Korand Bakery'. Wow favorit gue banget y x g kuy lur!

"Lah ini apaan Nad?" tanya gue memastikan.

"Ya buat kamu Rico, buat siapa lagi!"

"Oh.... Olrait.. Thanks.... "

Gue memakan cheese cake itu dengan damai. Damn enak banget.

"Gue ga nyangka keluarga lo suka sama Korand Bakery, keluarga gue aja sampe langganan. Terutama nyokap kalo pas arisan"

"Emang enak tauuu tapi jarang orang menyadari betapa lezatnya kue ini"

Gue mengangguk angguk. Cukup salut gue sama dia.

"Bokap lo kapan balik?"

"Besok mungkin.."

"Oh.... "

Karna merasa cukup ngerepotin dan Nadya udah nyuguhin makanan. Kurang etis kalo gue nolak. Well, this is the time to go home.

"Gue kayaknya harus pulang deh udah malem juga.. "

"Oh! Iya ya? Ya ampun maaf ya Rico aku jadi ngerepotin"

"Eh gue yang makasih dan maaf ini jadi ngerepotin.."

Gue pamitan sama nyokapnya Nadya. Dia nemenin gue keluar rumah. Di pager Nadya sempet nanya.

"Maybe another movie to watch together tomorrow?"

"Emm i think i can't. I already have another promise. Next time maybe?"

"I'll be waiting" jawab Nadya dengan senyum.
.
.
*taman rumah Rico*

Gue pulang dari rumahnya Nadya. Sudah ada 3 chipmunks dan gue seakan akan adalah Alvin sang jomblo yang butuh bantuan untuk masalah asmaranya yang ngenes.

"Lo gila apa mau ngenalin cewe gitu mendadak banget!" omel gue ke Marco.

"Chill out maaan, ini ide bukan Marco aja yang punya tapi gue dan Gamal juga termasuk" kata Demian

"Sialan kalian, gue full improvisasi dari tadi. Kalian liat kan gue sempet salah ngomong?"

"HAHAHA lo gila apa belom tidur udah ngelindur!" Gamal ngetawain gue kayaknya puas banget.

"Terus gimana? Lo udah siap move on dari Karina?" tanya Marco mulai serius.

"Lo tau kan seberapa besar sayang gue le Karina? Sebanyak apapun cewe yang gue mau deketin selalu gue gagalin sendiri, ada yang suka sama gue selalu gue malah jauhin, it's not about no body wants me but i still want her so bad"

Gue ga bisa di paksa buat move on dari Karina. Karna gue percaya, Karina akan kembali. Kalo Karina ada di depan gue, pengen gue bilang "Aku sayang kamu"

If i got locked away, we lost it all today, tell me honestly would you still love me the same? If i show you my flaws if i couldn't be strong, tell me honestly would you still love me the same? -R City and Adam Levine, Locked Away-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

You'll Love This Sh#t

Cari Blog Ini