Tidak ada kamu malam ini, bahkan sampai pagi lagi, kamu dimana aku tak mengerti, pergi ke tempat dimana tidak ada pria ini.
Inginku bertemu sekedar makan siang, mengobati rindu yang terus menerus tak hilang, bisakah ku minta waktumu sedikit berkurang? tak butuh waktu sampai malam hanya petang.
Sepi rasanya walau ramai manusia, karna ku inginnya kamu disini sampai pagi tiba, begitu terus menerus sampai nanti juga, namun namun hanya khayalan yang tak nyata
Kau berhasil mencuri pikiranku seutuhnya, walau hanya sekilas kau lewat tanpa kata, namun ku merasa mendengar melodi yang nyata, melodi yang ku lihat ketika pertama kali kita jumpa.
Mungkin ku bukan pemilik asli hatimu, namun aku yakin suatu saat kau akan tahu, aku disini pernah bahkan mungkin masih, simpan hatiku untukmu dengan niat yang bersih.
Jika terlihat ada niat jahat, yang sedikit atau banyak kau lihat, dari kedua bola mataku terucap, maaf seutuhnya ku mencintimu tanpa syarat.
Karna tiap rasa harusnya suci, walau kau tidak pula menyadari, namun tetap rasa ini tidak pergi, maka izinkan aku untuk selalu menemani.
*tertanda untuk kamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar